Konsep merdeka belajar yang diusung oleh bapak menteri pendidikan dan kebudayaan, bapak Nadiem Makarim, memang selalu menarik untuk diperbincangkan. Apalagi beberapa kebijakan yang diusulkan, dinilai suatu gebrakan tersendiri pada dunia pendidikan. Ujian nasional misalnya. Dalam konsep merdeka belajar, ujian nasional akan digantikan oleh Asessmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Asesmen ini menekankan kemampuan penalaran literasi dan numerik yang didasarkan pada praktik terbaik tes PISA. Berbeda dengan UN yang dilaksanakan di akhir jenjang pendidikan, asesmen ini akan dilaksanakan di kelas 4, 8, dan 11. Hasilnya diharapkan menjadi masukan bagi sekolah untuk memperbaiki proses pembelajaran selanjutnya sebelum peserta didik menyelesaikan pendidikannya. Yang menjadi persoalan adalah bagaimana bentuk tes dan cara penilaian pada asessmen tersebut. Tentunya ini harus dapat mewadahi berbagai macam kemampuan yang diharapkan pada konsep merdeka belajar. Sebelum dibahas lebih l...
Blog ini membahas tentang seluk beluk pendidikan dan jurnalistik