Bagi sebagian orang, menulis adalah suatu momok. Sulit rasanya untuk merangkai sebuah kata menjadi kalimat dalam sebuah tulisan. Padahal, menulis dan berbicara tak ada bedanya. Hanya saja ketika kita berbicara, kita tidak perlu mempersalahkan mengenai EYD, struktur kalimat, diksi, dan lain sebagainya. Maka dari itu, berbicara akan jauh lebih mudah rasanya dibandingkan menulis. Namun, jika dilihat lebih dalam lagi, ketika awal kita menulis, kita dapat mengabaikan masalah diksi, EYD, struktur kalimat dan sebagainya. Tulis saja apa yang ada dalam pikiran kita hingga selesai. Selanjutnya, baca berulang-ulang tulisan yang telah kita buat. Proses ini akan membantu kita untuk mengetahui letak kesalahan dalam tulisan kita. Jika dari awal kita sudah dipusingkan dengan masalah EYD, pemilihan diksi, struktur kalimat, maka tidak akan ada satupun tulisan yang berhasil terselesaikan. Selain itu, tema juga menjadi masalah tersendiri bagi sebagian penulis. Terkadang kita bingung ingin menul...