Langsung ke konten utama

Postingan

KEAJAIBAN MENULIS PART 2

Ramadhan kedua, masih melakukan serangkaian kegiatan yang sama seperti hari biasanya. Memang selama masa work from home ini, selain disibukkan pengurusan rumah tangga dan mempersiapkan materi untuk mengajar online, ada kesenangan baru yang tiap harinya harus dilakukan. Menulis...menulis apapun itu, entah itu ide datang waktu nonton berita di tv, waktu ngobrol santai dengan suami tentang politik atau pendidikan, bahkan uneg-uneg pribadi juga bisa dijadikan bahan tulisan. Kebiasaan ini baru muncul setelah mengikuti kelas bersama om Jay dkk. Menulis memang saya jadikan kewajiban tersendiri setiap harinya. Minimal sebuah tulisan harus dapat terpublish di blog setiap hari. Kata om Jay dengan kita berlatih menulis setiap hari, maka lama-kelamaan tulisan kita akan mengalir sendiri dengan kosa kata dan pembentukan kalimat yang lebih bagus. Hari ini, kegiatan ekstra bertambah, tidak hanya menulis tetapi melakukan diskusi lewat video conference melalui google meet dengan prof Eko Indrajit da...

KEAJAIBAN MENULIS PART 1

Ramadhan hari pertama kujalani penuh dengan banyak kegiatan. Sedari pukul 02.30, aku bangun untuk menyiapkan makan sahur perdana, dan dilanjut dengan makan sahur bareng suami dan qiyamullail. Subuh pun datang, kegiatan pagi aku akhiri dengan sholat subuh di rumah. Niat hati ingin istirahat sebentar setelah sehat subuh, tapi apa daya, dua balita sudah terbangun semua dari tidur lelapnya. Akhirnya kuurungkan niat itu. Kembali diriku berjibaku dengan segala urusan rumah tangga yang belum tersentuh. Hingga siang hari, belum sempat aku merebahkan diri hanya untuk istirahat sejenak. Ditambah siang itu aku harus mengajar via online. Materi kusiapkan, dan pelajaran dimulai. Hampir 1,5 jam lamanya kegiatan mengajar online kulakukan. Tak terasa, sore tiba, sehabis sholat ashar, aku mulai menyiapkan menu berbuka dan makan sore anak-anak. Semua selesai 15 menit sebelum adzan Maghrib berkumandang. Setelah berbuka, baru aku bisa bersantai, melepaskan lelahku seharian. Kubuka handphone yang seh...

Mereka yang terpuruk karena Corona

Kamis, dini hari, para relawan dan warga setempat mengunjungi salah satu lokasi di kawasan tanah Abang Jakarta yang sekarang ini dijadikan tempat tinggal sementara bagi mereka yang terdampak Corona. Bukan rumah sebagai tempat tinggal mereka, bukan pula kasur sebagai alas tidur mereka, warga yang tidak punya tempat tinggal lagi ini, tidur dengan alas seadanya di sepanjang trotoar di kawasan tersebut. Warga yang tidur di emperan toko menjelaskan mereka terpaksa menggelandang karena tidak mampu lagi untuk membayar kamar indekos setelah tempat bekerja mereka tutup dan tidak adanya pemasukan lagi imbas pandemi Corona. Reza, salah seorang warga yang terdampak corona  menuturkan bahwa dirinya adalah pendatang yang bekerja sebagai pelayan di salah satu toko di daerah kota Tua Jakarta. Namun, adanya Corona dan kebijakan dari pemerintah, membuat toko tempatnya bekerja harus tutup.Alhasil, dirinya pun mau tidak mau diliburkan. Ia yang tidak bekerja, tidak ada pemasukan sama sekali. Padaha...

Curahan hati

Hampir 1 bulan ini saya tak henti-hentinya mengucap syukur. Di tengah kondisi yang seperti sekarang, saya masih bisa diberikan kesempatan untuk belajar dari orang2 hebat. Berawal dari info di grup sekolah, salah seorang guru memposting brosur pelatihan belajar menulis gratis dan bersertifikat. Pertama melihat, saya langsung tertarik. Bukan tertarik sertifikat nya tetapi pada kata2 GRATIS nya..hehe..dan yang paling membuat tertarik adalah pelatihan belajar menulis dilakukan via online. Hanya melalui wa group. Tentu kapan lagi akan ada kesempatan ini?Tanpa harus pergi, tanpa harus keluar uang sepeserpun, bisa belajar sesuatu yang memang dari dulu saya cari wadah yang seperti ini. Jadilah saya masuk ke pelatihan tersebut dan terdaftar sebagai peserta menulis gelombang 8. Pesertanya ramai dan tidak pernah sepi komentar. Wah dan benar adanya, keputusan saya untuk menimba ilmu disini sangat tepat. Saya tidak hanya bertemu narasumber yang super duper hebat, tetapi peserta yang be...

MENERBITKAN BUKU

Dikatakan oleh pak Edy selaku Publishing Consultant di penerbit Andi Yogyakarta, bahwa darah penerbitan adalah karya tulis dari penulisnya, dimana dari karya tulis tersebut dapat diubah menjadi sebuah media buku yang dapat dinikmati pembacanya melalui outlet-outlet pemasaran baik toko buku, kampus, sekolah, dan pembaca secara langsung. Setiap penerbit telah dipercayakan ISBN dari perpustakaan nasional, sebagai penanda setiap terbitan buku yang dikeluarkan. Penerbit juga dinaungi di bawah IKAPI sebagai lembaga yang ditunjuk pemerintah untuk mewadahi setiap penerbit di luar penerbit kampus. Penerbit di bawah IKAPI secara alamiah memilih jalur masing-masing sesuai passionnya dalam menerbitkan buku. Sebagai penulis, sebaiknya memahami ciri khas terbitan dari setiap penerbit.  Hal ini bertujuan agar tulisannya sesuai dengan misi penerbit tersebut, meskipun ada juga penerbit yang dapat menerbitkan segala tema di setiap terbitan bukunya. Penulis dapat mengirimkan usulan dan proposal ter...

UNTUK PENULIS PEMULA : Kiat Menulis Cepat dan Tepat

"Menulis dengan bebas dan secepat mungkin dan tuangkan semuanya di atas kertas. Jangan melakukan koreksi atau menulis sebelum tulisan Anda habis semuanya"  (John Steinbeck) Kalimat di atas sesuai dengan materi Kiat menulis cepat dan tepat di media luring dan daring yang akan dikupas tuntas bapak Catur selaku tim redaksi majalah suara guru PB PGRI. Menurut beliau, menulis bukanlah hal yang instan. Kita akan memperoleh hasil tulisan yang bagus dan selesai tepat waktu jika kita mempunyai planning yang jelas. Bagi penulis pemula, kita pasti akan langsung menghadapi tantangan tentang bagaimana kita dapat konsisten dan menyelesaikan tulisan kita. Biasanya ketika kita menulis akan muncul beberapa kendala, yaitu : 1. Malas Tidak ada kata malas jika ingin menjadi penulis berhasil. Menulis,,,menulis,,,dan menulis,,tidak ada hari tanpa menulis. Karena setiap penulis yang baik tentu tidak membutuhkan “mood”.  Tidak ada alasan tidak menulis, karena tidak ada mood. Mood ...

PEMBELAJARAN DARING YANG IDEAL

Sebelum kita mencari tahu bagaimana pembelajaran daring yang ideal, alangkah baiknya jika kita mengetahui dulu apa itu pembelajaran daring dan apa saja manfaat dari pembelajaran daring. Pembelajaran daring atau pembelajaran dalam jaringan adalah proses pembelajaran yang dilakukan tanpa adanya tatap muka secara langsung antara satu orang dengan orang yang lain di suatu tempat tertentu. Dengan kata lain, pembelajaran ini dilakukan dengan memanfaatkan internet sebagai medianya. Banyak aplikasi yang dapat digunakan untuk melakukan pembelajaran daring, mulai dari aplikasi untuk video conference, chat group online, video online, serta pemberian tugas dan evaluasi secara online. Tidak hanya digunakan sebagai media pembelajaran, aplikasi daring ini juga dapat digunakan pada berbagai acara, misalnya seminar, rapat, pelatihan, ataupun sekedar ngobrol santai dengan beberapa teman pun dapat dilakukan dengan aplikasi ini. Sekarang ini, pertemuan apapun dapat dilakukan dengan mudah, fleksibel, kap...